Lalaukan

Informasi dunia kelautan dan perikanan serta kegiatan penyuluhan perikanan

Showing posts with label P2MKP. Show all posts
Showing posts with label P2MKP. Show all posts

Wednesday, April 30, 2014

BPPP Tegal Tingkatkan Kompetensi 250 Orang Pelaku Utama Perikanan Se – Kaupaten/Kota Bogor dan Depok

Bogor, 30/04/2014 – Dalam rangka meningkatkan kompetensi pelaku utama/pelaku usaha perikanan serta mencetak wirausaha baru dalam dunia perikanan, Badan Pengembangan Sumberdaya Kelautan dan Perikanan, Kementerian Kelautan dan Perikanan melalui Balai Pendidikan dan Pelatihan Perikanan Tegal melaksanakan Pelatihan Perikanan bekerjasama dengan P2MKP se Kabupaten/Kota Bogor dan Depok. Pelatihan dilaksanakan mulai tanggal 27 – 30 April 2014. Jumlah peserta yang dilatih sebanyak 250 orang yang tersebar pada 25 P2MKP Se – Kabupaten/Kota Bogor dan Depok.

Adapun P2MKP yang melaksanakan pelatihan serta bidangnya adalah sebagai berikut :

  1. P2MKP Pondok Jaya Bidang Budidaya dan Pemasaran Ikan Hias
  2. P2MKP Tunas Mina Terpadu Bidang Budidaya Ikan Gurame
  3. P2MKP Asa Nusantara Bidang Pengolahan dan Pemasaran Ikan
  4. P2MKP Mitra Tani Bidang Budidaya Ikan Lele, Paatin, gurame dan pengendalian penyakit
  5. P2MKP Omega outlet Bidang Pembenihan ikan patin dan lele dumbo 
  6. P2MKP Jumbo Lestari Bidang Pendederan dan Pembesaran ikan lele
  7. P2MKP Cipta Sejahtera Agro Bidang Budidaya Ikan Gurame, Lele, Nila, Mas dan Tawes,Pembuatan Pakan ikan
  8. P2MKP Setuju Mekar Jaya Bidang Pembenihan, Pendederan, dan Pembesaran ikan lele
  9. P2MKP Bina Sejahtera Bidang Manajemen Usaha, Teknis Budidaya dan Pengolahan Ikan Mas, Lele, Bawal dan Nila
  10. P2MKP Kabita Bidang Pembenihan dan Pembesaran Ikan Lele dan Gurame
  11. P2MKP Pandan Wangi Bidang Pengolahan Hasil perikanan
  12. P2MKP Nurul Huda Bidang Pembenihan dan pembesaran ikan lele dan mas
  13. P2MKP Bina Tular Bidang Pmebenihan dan pembesaran ikan lele
  14. P2MKP Sri Rejeki I Bidang budidaya belut, nila dan lele
  15. P2MKP Tirta Bidang budidaya ikan lele, nila dan gurame
  16. P2MKP Darma Tirta Bidang pengolahan hasil perikanan dan budidaya ikan air tawar dan kemasan produk ikan
  17. P2MKP Saluyu Bidang Pembenihan dan pembesaran ikanmas, lele dan nila
  18. P2MKP Sinapeul I Bidang Pembibitan dan pembesaran ikan lele sangkuriang
  19. P2MKP Mina Srikandi Bidang Pembenihan dan pembesaran ikan lele
  20. P2MKP Lucky Food Bidang Pengolahan hasil perikanan
  21. P2MP Winner Perkasa Indonesia Unggul Bidang pengolahan rumput laut
  22. P2MKP Mina Family Sejahtera Bidang budidaya ikan air tawar
  23. P2MKP Padepokan Sangkuriang Bidang pembenihan dan pembesaran ikan lele, patin dan gurame
  24. P2MKP Sakana Indo Prima Bidang pengolahan value added ikan dan udang (produk turunan surimi, ikan segar, ikan beku)
  25. P2MKP Bina Tenaga Inti Rakyat Bidang pembuatan pakan ikan/pelet, probiotik/pupuk cair.


Pada hari terakhir kegiatan pelatihan dilaksanakan penutupan dan unjuk kerja yang dihadiri oleh Kepala Pusat Pelatihan KP, Ir. Balok Budiyanto, MM, Kepala BPPP Tegal, Ir. Mochammad Heri Edy, MS dan Ketua Forkom P2MKP Kab. Bogor, Surya Purnama. Tujuan dilaksanakannya kegiatan unjuk kerja yang dilaksanakan oleh peserta pelatihan adalah untuk menunjukkan bahwa peserta telah kompeten pada bidang yang dilatihkan. Kegiatan dilaksanakan di P2MKP Cipta Sejahtera Agro.
Kepala BPPP Tegal menyampaikan “P2MKP merupakan sarana bagi pelaku utama perikanan untuk meningkatkan kompetensinya sedangkan bagi masyarakat merupkan peluang dalam menciptakan usaha baru , hal ini sangat baik dan membantu KKP dalam meningkatkan jumlah pelaku usaha dibidang perikanan”.

Dalam kegiatan ini Kepala Pusat Pelatihan KP menyampaikan “P2MKP sangat membantu Balai diklat yang dimiliki KKP dalam rangka mengakselerasi kegiatan pelatihan bagi masyarakat di Indonesia. Sebagaimana diketahui BPSDMKP ditargetkan oleh KKP dalam melatih masyarakat dari tahun 2010 – 2014 sebanyak 55.000 orang. Sampai pada Bulan April 2014 ini jumlah masyarakat yang sudah dilatih telah melampaui target yang ditentukan yakni sebanyak 57.000 orang hal ini berkat sinergi yang baik antara Pusat Pelatihan KP, Balai Diklat Perikanan Tegal dan P2MKP.

Pada akhir acara penutupan Kepala Pusat Pelatihan Kp dan Kepala BPPP Tegal didampingi pengelola P2MKP Kabupaten Bogor melihat secara langsung unjuk kerja yang dilaksanakan oleh peserta pelatihan P2MKP.

Thursday, March 20, 2014

BPPP TEGAL ADAKAN GELAR PELATIHAN KELAUTAN DAN PERIKANAN

Dalam rangka meningkatkan kompetensi pelaku utama dan pelaku usaha kelautan dan perikanan, serta mendukung program – program Kementerian Kelautan dan Perikanan (Industrialisasi, Blue Economy, PUGAR, Kesetaraan Gender dan PKN) Balai Pendidikan dan Pelatihan Perikanan (BPPP)  Tegal menyelenggarakan kegiatan Gelar Pelatihan Kelautan dan Perikanan yang diikuti oleh 190 orang peserta.

Kegiatan yang diselenggarakan selama 4 hari bertempat di Kampus Balai Pendidikan dan Pelatihan Perikanan Tegal ini bertujuan untuk meningkatkan komptensi pelaku utama dan pelaku usaha kelautan dan perikanan serta menubuhkan wirausahawan baru di bidang kelautan dan perikanan.

Adapun jenis kompetensi yang dilatihkan meliputi pengolahan hasil perikanan, pembenihan ikan lele, pembesaran ikan lele di kolam tanah, pembesaran ikan lele sistem bioflok, pembenihan ikan gurame, pembesaran ikan gurame, budidaya kepiting soka, pembuatan kerajinan kulit kerang, penyemaian mangrove, pembuatan garam skala rumah tangga, pembuatan pakan ikan dan perbaikan mesinperikanan.

Pada kesempatan kali ini perekrutan calon peserta pelatihan sedikit berbeda, biasanya pihak BPPP Tegal mengirimkan surat kepada Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten/Kota atau BP4K untuk menyediakan calon peserta, tetapi kali ini BPPP Tegal menggunakan media cetak, website BPPP Tegal, media sosial untuk mengumumkan kegiatan tersebut dan hasilnya diluar dugaan ternyata peminatnya luar biasa. Dari kuota yang ditetapkan sebanyak 190 orang tercatat pendaftar sebanyak 600 orang, sehingga dilakukan seleksi berdasarkan bidang pekerjaan yang ditekuni saat ini serta motivasi calon peserta untuk mengikuti kegiatan pelatihan ini.

Untuk mengetahui efektifitas metode perekrutan peserta serta penyelenggaraan pelatihan, pihak BPPP Tegal akan melakukan monitoring dan evaluasi 6 bulan setelah peserta mengikuti pelatihan. Diharapkan dengan mengikuti pelatihan ini maka peserta dapat meningkatkan kompetensi dibidang usahanya atau dapat menjadi wirausahawan baru dibidang kelautan dan perikanan, sehingga dapat meningkatkan kesejahteraannya serta membuka lapangan pekerjaan baru dibidang kelautan dan perikanan.

Direncanakanpada akhir pelaksanaan pelatihan yakni pada hari Minggu tanggal 23 Maret 2014 akan dilakukan gelar produk hasil pelatihan yang dapat dihadiri oleh masyarakat umum dengan tujuan dapat lebih menarik minat masyarakat untuk melakukan usaha dibidang kelautan dan Perikanan.

Semoga Bermanfaat...

Monday, September 30, 2013

Pusat Pelatihan Mandiri Kelautan dan Perikanan (P2MKP)

Pusat Pelatihan Mandiri Kelautan dan Perikanan (P2MKP) adalah lembaga pelatihan/permagangan di bidang kelautan dan perikanan yang dibentuk dan dikelola oleh pelaku utama maju di bidang kelautan dan perikanan baik perorangan maupun kelompok. P2MKP merupakan wujud partisipasi dan keswadayaan masyarakat ikut mengembangkan SDM melalui pelatihan dari, oleh dan untuk masyarakat.
Salah Satu P2MKP di Kabupaten Ciamis

Pelaku utama yaitu pembudidaya ikan, pengolah hasil perikanan, dan nelayan sangat memerlukan peningkatan kualitas SDM melalui pelatihan. Unit Pelaksana Teknis (UPT) pelatihan lingkup Badan Pengembangan SDMKP Kementerian Kelautan dan Perikanan yang berjumlah 6 unit tersebar di   Medan, Subang, Tegal, Banyuwangi, Bitung, dan Ambon belum sebanding dengan jumlah pelaku utama yang harus dilatih yang diperkirakan 6 juta orang, sehingga Badan Pengembangan SDMKP melalui Pusat Pelatihan  Kelautan dan Perikanan mendorong pembentukan dan pengembangan P2MKP.
Pembentukan dan pengembangan P2MKP adalah upaya-upaya untuk meningkatkan status kelembagaan terhadap kemampuan dan keswadayaan pelaku utama dalam menyelenggarakan pelatihan yang ada, menjadi lembaga pelatihan yang lebih operasional dengan meningkatnya status dan peranannya bagi masyarakat.  Pembentukan dan pengembangan P2MKP melalui proses identifikasi, registrasi dan penetapan, klasifikasi P2MKP, pembinaan, pembentukan Forum Komunikasi P2MKP (Forkom P2MKP), dan monitoring, evaluasi dan pelaporan secara terencana, tersistem, terpadu dan berkesinambungan oleh pemangku kepentingan (stakeholder) baik pemerintah (Pusat, Propinsi, Kabupaten/Kota) maupun masyarakat. Hal tersebut ditujukan  agar kelembagaan P2MKP dapat dikelola secara lebih baik, sarana prasarana dan ketenagaan ditingkatkan, pelatihan yang terstandar dapat diselenggarakan, usaha dan jejaring kerja ditingkatkan, dan secara formal diakui status dan peranannya oleh masyarakat.
Di bidang pertanian, Kementerian Pertanian sejak lama telah membina P4S (Pusat Pelatihan Pertanian dan Pedesaan Swadaya) sebagai lembaga pelatihan kewirausahaan masyarakat di bidang pertanian yang identik dengan P2MKP di bidang kelautan dan perikanan. Kementerian Pertanian mengatur pembinaan tersebut dalam Peraturan Menteri Pertanian Nomor 03/Permentan/ PP.410/1/2010 tentang Pedoman Pembinaan Kelembagaan Pelatihan Pertanian Swadaya (P4S), sedangkan Kementerian Kelautan dan Perikanan akan menetapkan peraturan tersendiri tentang Pembentukan dan Pengembangan P2MKP. 
Melalui identifikasi P2MKP yang serempak dan tersistem, diperkirakan animo calon P2MKP lebih banyak karena unit produksi  bidang kelautan dan perikanan sangat variatif.  Secara de facto, lembaga pelatihan kewirausahaan kelautan dan perikanan yang dikelola masyarakat yang akan ditetapkan sebagai  P2MKP sudah tumbuh. Sudah saatnya, mereka diberikan pembinaan secara terencana, tersistem, terpadu serta berkesinambungan.
Peran P2MKP sangat dibutuhkan dalam rangka (a) efektivitas dan efisiensi penyelenggaraan pelatihan di kawasan Minapolitan sebanyak 47.000 orang tahun 2011-2014 sementara UPT pelatihan yang ada 6 unit;   (b) meningkatkan pencapaian target pelatihan Kementerian Kelautan dan Perikanan dengan target latih di P2MKP; (c) bentuk pembinaan bagi lembaga pelatihan kewirausahaan masyarakat di bidang kelautan dan perikanan.