Tuesday, February 19, 2013

Temu Wicara : Nelayan Kabupaten Tasikmalaya dengan Kepala Dinas Peternakan, Perikanan dan Kelautan Kab. Tasikmalaya

PadaTanggal 30 Januari 2013 dilaksanakan kegiatan Temu Wicara di Kecamatan Cipatujah Kabupaten Tasikmalaya. Kegiatan ini merupakan salah satu rangkaian kegiatan Pelatihan Budidaya ikan Lele Bagi Nelayan di Kabupaten Tasikmalaya yang dilaksanakan oleh Balai Pendidikan dan Pelatihan Perikanan Tegal bekerjasama dengan Peternakan, Perikanan dan Kabupaten Tasikmalaya. Pada kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Dinas Peternakan, Perikanan dan Kelautan (DPPK) Kab. Tasikmalaya, Drs. H. Iin Aminudin, M.Si serta nelayan di Kabupaten Tasikmalaya sebanyak 30 orang. Materi yang disampaikan adalah Kebijakan Pengembangan Perikanan Tangkap Kabupaten Tasikmalaya. 
Kepala Dinas PPK Kab. Tasikmalaya Drs. Iin Aminudin, M.Si sedang memberikan  materi



Kabupaten Tasikmalaya memiliki potensi perikanan tangkap yang sangat besar, hal ini ditunjang dengan :

  1. Memiliki panjang pantai 50,314 km
  2. Memiliki Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) di dua tempat yakni PPI Pamayangsari dan PPI Cimanuk.
  3. Terdapat 10 aliran sungai yang bermuara di selatan Kab. Tasikmalaya.
  4. Luas wilayah desa pesisir mencapai 168,81 km2.
  5. Jumlah nelayan mencapai 3.853 orang.
Kepala dinas menyampaikan "Produksi perikanan tangkap di Kab. Tasikmalaya pada 10 tahun terakhir menunjukkan peningkatan yang signifikan, pada tahun 2002 produksi per tahun hanya 260 ton sedangkan pada tahun 2012 mencapai 847,84 ton.

Dinas Peternakan, Perikanan dan Kelautan Kab. Tasikmalaya menerapkan 3 pola kebijakan pengembangan perikanan tangkap, yakni :
  1. Konsep pengembangan tata kelola perikanan tangkap yang bertanggung jawab, CCRF (Code of Conduct Responsible Fisheries).
  2. Konsep perikanan tangkap yang berwawasan teknologi tepat guna.
  3. Konsep perikanan tangkap yang aplikatif dan berdaya guna.
Lebih jauh Kepala dinas menambahkan "Untuk mendukung kebijakan tersebut, DKPP Kab. Tasikmalaya pada tahun 2012 telah melaksanakan beberapa program untuk nelayan, diantaranya  :
  1. Pelatihan Basic Safety Training (BST) selama 10 hari di Cirebon.
  2. Aplikatif metode penangkapan ikan selama 2 hari di Cirebon.
  3. Pelatihan kelola tempat pelelangan ikan bagi nelayan, KUD dan bakul selama 2 hari di Subang.
  4. Bantuan PUMP perikanan tangkap sebanyak 10 KUB, dan
  5.  Pembagian kartu nelayan sebanyak 2000 kartu.
Peserta sedang mendengarkan materi

"Program yang dilaksanakan tersebut dalam upaya mencapai sasaran perikanan tangkap Kab. Tasikmalaya", ujar Kadin DPPK.


Sasaran yang dimaksud adalah :
  1. Meningkatkan taraf hidup dan tingkat kesejahteraan masyarakat.
  2. Meningkatkan kualitas sumber daya manusia perikanan dan pendapatan nelayan.
  3. meningkatkan tingkat keterampilan nelayan dalam penggunaan alat - alat tangkap dan mengoptimalkan pencapaian hasil tangkapan ikan oleh nelayan.
  4. target produksi tahun 2013 sebesar 919 ton.
Pada tahun 2013 ini DPPK Kab. Tasikmalaya berencana akan mengembangkan 2 sektor yaitu pengembangan kapal perikanan dan alat penangkap ikan, serta pengembangan Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI).

Program pengembangan kapal perikanan dan alat penangkap ikan meliputi :
  1. pemetaan kebutuhan sarana perikanan tangkap.
  2. Pengembangan teknologi penangkapan dan alat bantu penangkapan yang produktif dan ramah lingkungan.
  3. Standarisasi sarana perikanan tangkap.
Program pengembangan Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) meliputi :
  1. Revitalisasi pangkalan pendaratan ikan serta implementasi "Pelabuhan perikanan sebagai pusat pengembangan ekonomi kelautan dan perikanan di wilayah pesisir Kab. Tasikmalaya.
  2. Pembangunan dan pengembangan sarana inti (PPI, TPI).
  3. Pembangunan dan pengembangan sarana penunjang yang lain (pabrik es mini, gudang, dll).
  4. Evaluasi dan peningkatan status PPI sesuai skala layanan.
  5. Pengembangan kesyahbandaran di pelabuhan perikanan.
  6. Peningkatan kualitas SDM pengelola PPI.
Dalam akhir acara Kadin DPPK Kab. Tasikmalaya menyampaikan, "Program - program yang dicanangkan oleh pemerintah tersebut dalam upaya meningkatkan kesejahteraan nelayan dan masyarakat pesisir di Kabupaten Tasikmalaya, untuk mencapai sasaran tersebut diperlukan dukungan semua pihak termasuk nelayan itu sendiri".

Diharapkan dengan dilaksanakannya kegiatan temu wicara ini nelayan dan masyarakat pesisir mengetahui dan memahami arah kebijakan perikanan tangkap di Kabupaten Tasikmalaya.




0 komentar:

Post a Comment