Thursday, January 2, 2014

MENGENAL MULTIMETER / MULTITESTER

Multimeter atau multitester adalah alat pengukur listrik yang sering dikenal sebagai VOM (Volt-Ohm meter) yang dapat mengukur tegangan (voltmeter), hambatan (ohm-meter), maupun arus (amperemeter). Ada dua kategori multimeter: multimeter digital atau DMM (digital multi-meter)(untuk yang baru dan lebih akurat hasil pengukurannya), dan multimeter analog. Masing-masing kategori dapat mengukur listrik AC, maupun listrik DC.

Sebuah multimeter merupakan perangkat genggam yang berguna untuk menemukan kesalahan dan pekerjaan lapangan, maupun perangkat yang dapat mengukur dengan derajat ketepatan yang sangat tinggi.

MACAM - MACAM MULTITESTER

Multitester Digital dan Multitester Analog
BAGIAN - BAGIAN MULTITESTER
1. SCALE
Skala
Skala untuk mengetahui nilai hasil pengukuran. Meliputi skala hambatan, tegangan AC, tegangan DC dan Kuat arus DC.

2. POINTER (JARUM PENUNJUK)
Jarum penunjuk
3. POINTER CALIBRATION SCREW
Pointer Calibration Screw
Untuk mengatur jarum agar menunjuk skala nol sebelum dipakai.

4. OHM CALIBRATION KNOB
Ohm Calibration Knob
Untuk mengatur jarum agar menunjuk skala nol sebelum dipakai pada saat pengukuran hambatan.

5. RANGE SELECTOR
Range Selector
Untuk memilih skala pengukuran baik pengukuran hambatan, tegangan, maupun kuat arus.

6. POSITIVE/NEGATIVE TERMINAL
Positif/negatif terminal
Untuk menghubungkan alat dengan test lead.

7. TEST LEAD RED/BLACK

Untuk menghubungkan alat ukur dengan sesuatu yang akan diukur.

CARA MENGGUNAKANNYA
1.  Mengukur Resistence

  • Pastikan pointer pada posisi “0” jika belum pas atur pointer calibration  screw 
  • Arahkan range selector pada posisi OHM X1
  • Test lead red dan black saling dihubungkan 
  • Jika pointer tidak bisa tepat pada posisi “0” maka gantilah baterry pada yang ada pada multi meter.
  • Arahkan range selector pada posisi OHM X1 / X10 / X100 / X1K
  • Test lead red dan black saling dihubungkan 
  • Atur ohm calibration sampai menunjuk angka “0”
  • Hubungkan test lead pada alat yang akan di ukur.

2. Mengukur Tegangan Searah (DC)
  • Arahkan range selector pada posisi DC Volt pada nilai tertinggi 
  • Hubungkan test lead pada titik yang akan diukur tegangannya sesuai dengan warna. Test lead red untuk positive dan test lead black untuk negative
  • Jika nilai belum terbaca turunkan nilai hingga terbaca nilai tegangan
3. Mengukur Tegangan Bolak – Balik (AC)

  • Arahkan range selector pada posisi AC Volt pada nilai tertinggi 
  • Hubungkan test lead pada titik yang akan diukur tegangannya 
  • Jika nilai belum terbaca turunkan nilai hingga terbaca nilai tegangan 

4. Mengukur Arus Searah

  • Arahkan range selector pada posisi DC mA pada nilai tertinggi 
  • Hubungkan test lead pada titik yang akan diukur tegangannya sesuai dengan warna. Test lead red untuk positive dan test lead black untuk negative
  • Jika nilai belum terbaca turunkan nilai hingga terbaca nilai arusnya

Semoga Bermanfaat...

























0 komentar:

Post a Comment