Kegiatan Penyuluhan

Kegiatan Penyuluhan Perikanan Bertujuan Meningkatkan Pengetahuan, Sikap dan Keterampilan Pelaku Utama dan Pelaku Usaha Perikanan.

Pusat Pelatihan Mandiri Kelautan dan Perikanan (P2MKP)

P2MKP Memberdayakan Pelaku Utama Perikanan dan Masyarakat.

Pelatihan Kelautan dan Perikanan

Meningkatkan keterampilan para pelaku utama kelautan dan perikananm.

AUTO MATIC FEEDER

Solusi Memberi Makan Ikan Menjadi Mudah Dan Tepat.

Friday, April 17, 2015

Penyakit Bakterial Pada Ikan

Bakteri merupakan mikroorganisme yang berukuran sangat kecil. Di lingkungan budidaya biasanya melayang bebas di air, menempel pada jaring, tumbuhan dan binatang air.
Salah satu ikan yang terkena serangan bakteri
Penyebab Penyakit Bakterial :
  • Stress karena kepadatan, mutu pakan dan kondisi air kurang baik
  • Luka akibat infeksi parasit
  • Polusi bahan organik dan sirkulasi air kurang memadai
  • Luka fisik selama pengangkutan

Gejala Klinis Ikan Terserang Penyakit Bakterial :
  • Gerakan ikan lemah
  • Produksi lendir berkurang setelah ikan yang terinfeksi mengeluarkan lendir yang berlebihan
  • Timbul  pendarahan pada tempat infeksi
  • Luka (ulcer) pada tempat infeksi
  • Beberapa bakteri menyebabkan rontok pada insang dan sirip
  • Timbul Ascites (semacam benjolan)
  • Bengkak pada perut dan mengeluarkan cairan kuning darah  (dropsy)
  • Mata menonjol (exophthalmos)

Beberapa jenis penyakit pada ikan yang disebabkan oleh bakteri :

1. Penyakit yang disebabkan oleh Aeromonas hydrophila
Penyakit yang disebabkan oleh bakteri ini sangat berbahaya karena  dapat menginfeksi semua jenis ikan air tawar. Infeksi biasanya berkaitan dengan kondisi stress akibat: kepadatan, malnutrisi, penanganan, infeksi parasit, air lewat subur, oksigen rendah, kualitas air yang buruk, fluktuasi suhu air yang ekstrim, dll.

Serangan bersifat akut, dan apabila kondisi lingkungan terus merosot, kematian yang ditimbulkan bisa mencapai 100%

Ikan yang terserang penyakit Aeromonas
Deskripsi umum :
Biasanya diawali dengan luka karena penanganan dan kondisi kualitas air

Gejala klinis :
  • Borok (ulcer)
Ikan yang mengalami borok akibat bakteri Aeromonas













  • Dropsy/kembung
Ikan yang mengalami kembung akibat bakteri Aeromonas












  • Iritasi sirip
Ikan yang mengalami iritasi sirip akibat bakteri Aeromonas







  • Sisik menguak

Pengendalian :
  • Immunostimulan
  • Desinfektan
  • Vaksinasi

2. Penyakit yang disebabkan oleh Edwardsiella ictaluri
Ikan yang terserang bakteri Edwardsiella ictaluri
Gejala Klinis :
  • Tubuh lemah
  • Menggantung di permukaan
  • Gerakan memutar

Pengendalian :
  • Immunostimulan
  • Pengapuran (50-100 gr/m2) pada saat persiapan lahan

3. Penyakit yang disebabkan oleh Streptococcus sp

Ikan yang terkena serangan bakteri Strptococcus sp
Gejala Klinis :

  • Mata menonjol
  • Warna tubuh hitam/melanosis
  • Gerakan memutar

Pengendalian :
  • Immunostimulan
  • Desinfektan Vaksinasi

Sumber : Materi Pelatihan Budidaya Perikanan

Semoga Bermanfaat...




























Tuesday, April 14, 2015

Penyakit Parasit Pada Ikan (2)

4. Penyakit ikan yang disebabkan oleh Lernaea sp



Lernaea sp
Deskripsi umum :

  • Dapat dilihat secara visual menempel pada ikan
  • Bentuk seperti jarum dengan kait yang menancap pada daging
  • Berkembang biak dengan cara bertelur

Tanda Penyakit :

  • Pada ikan yang terserang, terlihat ada jarum di permukaan tubuhnya
  • Kurang nafsu makan, daya tahan tubuh menurun
  • Pendarahan pada lokasi infeksi

Ikan yang terserang Lernaea sp
Pengendalian :
Pencegahan dengan cara penyemprotan kolam

5. Penyakit ikan yang disebabkan oleh Argulus sp
Argulus sp

Deskripsi Umum :

  • Dikenal dengan nama Kutu Ikan
  • Bentuk bulat 
  • Menempel pada tubuh inang

Tanda Penyakit :

  • Terlihat secara visual menempel pada permukaan tubuh ikan
  • Bekas gigitan terjadi pendarahan dan sisik terkelupas
Ikan yang terserang Argulus sp
Pengendalian :


  • Filterisasi
  • Abate : 10 gram/100 liter air

6. Penyakit ikan yang disebabkan oleh Oodinium sp

Oodinium sp
Deskripsi umum :

  • Bentuk bulat atau lonjong
  • Diameter: 20-100 um
  • Menginfeksi permukaan tubuh dan insang

Tanda Penyakit :

  • Kerusakan pada kulit
  • Kehilangan warna tubuh
  • Pendarahan dan peradangan

Pengendalian :
Garam 1.000-2.000 ppm-24 jamv (1.000-2.000 gr/1 m3 air)

7. Penyakit ikan yang disebabkan oleh Myxosporea
Myxospora

Beberapa jenis Myxosporea yang menyerang ikan air tawar Myxobolus koi, Myxobolus artus dan Thellohanellus sp.

Deskripsi umum :

  • Menginfeksi insang (M.koi dan Thellohanellus) dan daging (M. artus).
  • Termasuk jenis protozoa yang berspora

Pengendalian :
Pencegahan dengan pengapuran

Sumber : materi pelatihan budidaya ikan

Semoga Bermanfaat...




























Wednesday, April 8, 2015

Penyakit Parasit Pada Ikan (1)

Parasit adalah organisme yang hidup pada organisme lain dan mendapat keuntungan dari hasil simbiosenya sedangkan inang dirugikan.

Penyakit Parasit adalah Penyakit yang disebabkan oleh organisme pengganggu (parasit).

Cara penularan penyakit parasitik :

  • Melalui air.
  • Melalui kontak atau gesekan secara langsung dengan ikan yang terserang penyakit atau parasit. Penebaran ikan-ikan yang tidak sehat biasanya akan berakibat buruk, terutama jika padat penebaran terlalu tinggi. 
  • Melalui alat-alat yang telah digunakan untuk menangani atau mengangkut ikan-ikan yang terserang penyakit atau parasit. Sebaiknya peralatan yang digunakan untuk menangani atau mengangkut ikan disterilkan dahulu untuk membunuh penyakit atau parasit. 
  • Terbawa oleh ikan, makan atau tumbuhan dari daerah asalnya dan berkembang dengan pesat dikolam yang baru. Pemindahan ikan, makanan alami atau tumbuhan dari suatu perairan yang telah tercemar 

Ciri-ciri ikan terserang parasit :


  • Ikan terlihat pasif, lemah dan kehilangan keseimbangan. 
  • Nafsu makan mulai berkurang 
  • Malas berenang dan cenderung mengapung di permukaan air. 
  • Adakalanya ikan bergerak secara cepat dan tiba-tiba. 
  • Selaput lendimya berangsur-angsur berkurang atau habis, sehingga tubuh ikan tidak licin lagi (kesat). 
  • Pada permukaan tubuh ikan terjadi pendarahan, terutama dibagian dada, perut atau pangkal ekor. 
  • Di beberapa bagian tubuh ikan, sisiknya tampak rusak bahkan terlepas. Sering pula terlihat kulit ikan mengelupas. 
  • Sirip dada, punggung maupun ekor sering di jumpai rusak dan pecah-pecah, pada serangan yang lebih hebat kadang-kadang hanya tinggal jari-jari siripnya saja. 
  • Insang terjadi rusak sehingga ikan sulit untuk bernafas, wama insang menjadi keputih-putihan atau kebiru-biruan.

Berikut beberapa penyakit yang disebabkan oleh Parasit :
1. Penyakit Bintik Putih yang disebabkan oleh parasit Ichthyophthirius multifiliis 
Parasit Ichthyophthirius multifiliis
Deskripsi umum :

  • Bercilia sebagai alat penggerak.
  • Bentuk bulat.
  • Menginfeksi permukaan tubuh (antara epidemis, dan dermias) serta insang.
  • Ciri khusus : macronucleus berbentuk seperti tapal kuda.
Tanda Penyakit :
  • Bintik Putih
  • Berenang lambat
  • Tergeletak didasar perairan
Salah satu ikan yang terserang penyakit white spot
Pengendalian :
  • Suhu 28 - 32 derajat celcius.
  • Menggunakan garam dengan dosis 2 kg/m kubik.
2. Penyakit yang disebabkan oleh Chillodonella sp
Parasit Chillodonella sp
Deskripsi umum :

  • Bentuk Lonjong.
  • Menginfeksi permukaan tubuh (antara epidemis, dan dermias) serta insang.
Tanda Penyakit :
  • Gerakan lamban
  • Warna tubuh pucat 
  • Kulit teriritasi
Ikan yang terserang parasit Chillodonella sp
Pengendalian :
Garam 1.000-2.000 ppm selama 24 jam (1.000-2.000 gr/1 m3 air)

3. Penyakit yang disebabkan oleh Monogenea (cacing/lintah)
Parasit Monogenea
Beberapa jenis Monogenea yang sering menginfeksi: Dactylogyrus sp, Gyrodactylus sp.

Deskripsi umum :
Menyerang insang (Dactylogyrus sp dan Gyrodactylus sp) serta permukaan tubuh (Gyrodactylus sp)

Tandan Penyakit :
  • Warna tubuh pucat
  • Kondisi ikan lemah
  • Megap-megap
Contoh insang ikan yang terserang parasit Monogenea