Friday, March 3, 2017

Peran Awig - Awig Bagi Masyarakat

Dalam proses pembentukan awig-awig banyak mengadopsi aturan-aturan lokal sehingga dalam pelaksanaannya mempunyai variabel pokok yang hampir sama dengan hak ulayat laut, yaitu wilayah, unit sosial pemegang hak dan legalitas beserta pelaksanaanya. Bahkan lebih dari pada itu, terbentuknya awig - awig diilhami oleh kegiatan upacara adat menyawen sehingga dalam pembentukan hingga pelaksanaan masih dipengaruhi oleh unsur-unsur sosial budaya masyarakat setempat.
Provinsi Nusa Tenggara Barat 
Kegiatan penangkapan ikan di wilayah awig-awig bersifat individual. Artinya, setiap orang berhak untuk melakukan kegiatan penangkapan asalkan alat-alat yang digunakan sesuai dengan aturan yang telah ditetapkan pada zona awig-awig. Sementara untuk nelayan luar yang melakukan penangkapan harus mempunyai izin dari Dinas Kelautan Perikanan Lombok Barat. Apabila nelayan melanggar peraturan yang telah dibuat oleh daerahnya sendiri, nelayan tersebut akan mendapatkan denda dan sanksi. Pemberlakuan awig-awig berguna untuk meminimalisir terjadinya permasalahan yang mengakibatkan rusaknya ekosistem perairan laut akibat aktivitas nelayan yang menggunakan alat tangkap yang tidak ramah lingkungan serta menghindari konflik yang menimbulkan kerugian dipihak nelayan kecil, yang disebabkan oleh beroperasinya alat tangkap skala besar yang mampu menangkapikan dalam jumlah besar di zona 3 mil.

PERANAN AWIG - AWIG BAGI MASYARAKAT LOMBOK

1. Awig awig sebagai penyelesai konflik masyarakat Lombok
Dalam kasus ini, dapat dilihat bahwa ternyata aturan-aturan yang dibuat pemerintah tanpa mempertimbangkan konteks sosial di daerah ini mampu menciptakan instabilitas. Dengan sistem desentralistik saat ini, Lombok bangkit untuk memperbaiki sumber daya kelautan dan perikanannya melalui pembuatan awig-awig. Awig-awig adalah aturan yang dibuat berdasarkan kesepakatan bersama demi menciptakan ketertiban. Dimana diketahui bahwa di wilayah ini sering terjadi konflik sebelum awig-awig diberlakukan. Menurut sudut pandang sosiologi hukum, hukum yang dibuat harus melihat segala bentuk aturan yang berkembang di masyarakat itu sendiri, harus adil dan tidak memihak. Sebelum awig-awig dibuat, masyarakat Lombok masih menggunakan aturan dari pemerintah yang dirasakan sangat memberatkan dan memihak pada pemerintah dan penguasa sehingga terjadilah banyak konflik dan peningkatan kerusakan ekosistem air laut. Oleh karena itu, produk hukum harus betul-betul melihat konteks sosial di masing-masing wilayah agar efektivitas hukum dapat berjalan dengan baik bukan malah mempersulit masyarakat. Karena pada dasarnya hukum berfungsi sebagai alat kontrol sosial untuk mempermudah dan menciptakan ketertiban di dalam masyarakat.

2. Awig awig sebai pengatur sistem perikanan berkelanjutan
Dalam pelaksanaanya Awig awig bisa dikatakan sebagai sistem hukum adat yang lebih kuat kedudukanya dibandingkan hukum Negara . Karena dalam penegakannya semua unsur masyrakat ikut ambil bagian dalam pengawasan pelaksanaanya, masyarakat tidak merasa terpaksa dengan aturan tersebut karena memang hukum yang diterapkan di angkat berdasarkan atas kesadaran, kesepakatan dan kemauan masyarakat setempat. Awig awig berperan dalam pengolahan sistem perikanan berkelanjutan karena berperan dalam menjaga Ekosistem Laut. Hal hal yang di atur oleh awig awig seperti : tidak boleh menebang hutan bakau, merusak terumbu karang, menggunakan alat tangkap yang merusak, menggunakan sianida, dan larangan melakukan kegiatan perikanan pada wilayah yang telah di tetapkan.

SANKSI BAGI PELANGGAR AWIG - AWIG
Pelaksanaan awig-awig ditegakkan secara tegas oleh Lembaga Musyawarah Nelayan Lombok Barat (LMNLB) yang mempunyai sanksi, pertama denda meteri maksimal Rp 10.000.000,00; kedua pembakaran alat tangkap dan ketiga pemukulan massa namun tidak sampai mati. Meskipun sangsi yang diterapkan sangat tegas akan tetapi masih ada orang yang melanggarnya. Seperti yang tertara pada tabel berikut.

Sumber : Awig-awig” Kearifan Lokal masyarakat Lombok Barat sebagai pengatur sistem perikanan untuk melestarikan Ekositem Laut

Semoga Bermanfaat...

0 komentar:

Post a Comment