Lalaukan

Informasi dunia kelautan dan perikanan serta kegiatan penyuluhan perikanan

Monday, August 26, 2019

Penyakit Fungal (Jamur) Pada Ikan : Achlya sp

Achlya sp juga merupakan jenis jamur yang banyak ditemukan sebagai agen infeksius pada penyakit ikan. Jamur ini juga penyebab penyakit saproligniasis, selain yang disebabkan oleh Saprolegnia sp dan Aphanomyces sp. Gejala klinis mirip seperti serangan Saprolegnia sp, yaitu menyerang organ eksternal ikan seperti kulit, sirip, dan insang, telur, serta organ yang terserang menujukkan indikasi ditumbuhi benang-benang halus seperti kapas. Gejala klinis lainnya adalah timbulnya borok akibat serangan sekunder, kemudian berkembang menembus jaringan kulit, dan meluas hingga ke tulang belakang ikan yang mengakibatkan ikan kehilangan sebagian komponen tubuh posteriornya. Bentuk infeksi dan morfologi Achlya sp tertera pada Gambar berikut.
Bentuk infeksi dan morfologi Achlya sp
Penyebab : Saprolegnia spp. dan Achlya spp.

Bio – Ekolgi Patogen :
  1. Memiliki hifa yang panjang dan tidak bersepta, hidup pada ekosistem air tawar namun ada yang mampu hidup pada salinitas 3 promil.
  2. Tumbuh optimum pada suhu air 18-26 oC. Reproduksi secara aseksual, melalui hifa fertil untuk memproduksi spora infektif.
  3. Menginfeksi semua jenis ikan air tawar dan telurnya.
  4. Serangan bersifat kronis hingga akut, dapat mengakibatkan kematian hingga 100%.

Gejala Klinis :
  1. Terlihat adanya benang-benang halus menyerupai kapas yang menempel pada telur atau luka pada bagian eksternal tubuh ikan.
  2. Miselia (kumpulan hifa) berwarna putih atau putih kecoklatan.

Diagnosa :
  1. Pengamatan hifa dan/atau miselia cendawan pada tubuh ikan, terutama pada luka dan/atau di sekitar sirip ikan.
  2. Pengamatan hifa dan/atau miselia cendawan secara mikroskopis pada slide glass.
  3. Isolasi cendawan pada media agar dan diidentifikasi secara morfometris.


Sumber : Penyakit Akuatik. Andri Kurniawan; Buku Saku Penyakit Ikan. DJPB

Semoga Bermanfaat...

No comments:

Post a Comment