Friday, July 26, 2013

Participatory Rural Appraisal (PRA)

PARTICIPATORY adalah Partisipatif (Bersifat partisipasi)
RURAL adalah Desa
APPRAISAL adalah Pengkajian atau pemahaman

Participatory Rural Appraisal
PARTISIPATIF yaitu bukan masyarkat yang berpartisipasi terhadap orang luar, namun orang luar yang berpartisipasi terhadap ide - ide masyarakat atau diartikan sebagai keikutsertaan atau keterlibatan masyarakat dalam suatu kegiatan untuk kebutuhannya sendiri.

RURAL yaitu tidak hanya dapat diterapkan pada masyarakat desa , tetapi juga pada masyarakat kota atau daerah pertemuan desa dengan kota.

APPRAISAL yaitu bukan sekedar untuk pengumpulan data, tetapi merupakan proses pembelajaran masyarakat.

Secara umum PRA dapat diartikan sebagai pendekatan dan metode yang memungkinkan masyarakat secara bersama-sama menganalisis masalah kehidupan dalam rangka merumuskan perencanaan dan kebijakan secara nyata.
Diskusi Dalam Pelaksanaan PRA

PRINSIP - PRINSIP METODE PRA
  • Keberpihakan; PRA mengutamakan keberpihakan kepada masyarakat yang terabaikan  memperoleh kesempatan untuk berperan dan memperoleh manfaat dalam kegiatan program pembangunan.
  • Pemberdayaan Masyarakat; Kegiatan PRA adalah meningkatkan kemampuan masyarakat dalam proses pengkajian keadaan, pengambilan keputusan sampai pada penilaian dan koreksi terhadap kegiatan, sehingga mengurangi ketergantungan terhadap pihak luar.
  • Masyarakat Sebagai Pelaku; PRA menempatkan masyarakat sebagai pusat dari kegiatan pembangunan, pihak luar hanyalah sebagai fasilitator yang membantu kelancaran pelaksanaan kegiatan. Masyarakat adalah narasumber utama yang lebih memahami keadaan masyarakat itu sendiri.
  • Demokratis; Setiap anggota masyarakat mempunyai hak yang sama untuk menyampaikan idenya baik tertulis , ucapan maupun gambar.
  • Terbuka; PRA merupakan metode dan perangkat yang perlu terus dikembangkan sesuai dengan situasi , kondisi dan kebutuhan setempat.
  • Belajar dari Kesalahan; Melakukan kesalahan adalah yang wajar, yang terpenting bukan kesempurnaan dalam penerapan tetapi penerapan sebaik - baiknya sesuai dengan kemampuan yang ada. Belajar dari kesalahan untuk menjadi lebih baik lagi, dan PRA bukanlah kegiatan coba - coba tanpa perhitungan.
TEKNIK - TEKNIK PRA
  • Pengumpulan Data Sekunder
  • Pengamatan langsung
  • Wawancara semi struktur dengan : kelompok, pelaku utama dan tokoh masyarakat.
  • Pembuatan Peta Desa
  • Pembuatan Transek
  • Pembuatan diagram Venn pengaruh berbagai lembaga pedesaan kepada nelayan, pembudidaya dan pengolah.
  • Kalender Musiman
  • Mobilitas
  • Peta Mata Pencaharian
  • Bagan Perubahan dan Kecenderungan 
  • Jadwal Harian /Sehari Pelaku Utama
  • Alur Sejarah 
Sumber : BPSDMKP, 2010

1 komentar: