Saturday, March 29, 2014

Pembenihan Ikan Hias Botia

Botia (Chromobotia macracanthus Bleeker) dengan nama dagang Clown loach adalah ikan asli perairan Indonesia, khususnya sungai - sungai Sumatera Selatan dan Kalimantan. Ikan ini sangat populer untuk para hobiis ikan hias baik dari dalam negeri maupun luar negeri, sehingga ekspornya tidak pernah berkurang dari tahun ke tahun. Sayangnya ikan ini masih susah ditangkarkan sehingga kelestariannya di alam dapat terancam, karena penangkapan yang terus menerus.
Ikan Botia (Chromobotia macracanthus Bleeker)
Sehingga untuk menjaga kelestarian ikan Botia diperlukan upaya pemijahan buatan agar pupolasi di alam tetap terjaga.

PEMATANGAN GONAD
Induk ikan botia yang dapat digunakan untuk pemijahan minimum ukuran 60 gram dan akan lebih baik bila lebih dari 100 gram.
Induk jantan dan betina ikan botia
Dapat dipelihara dalam bak  kayu atau fiberglass. Tutup bak perlu untuk mendapatkan efek fotoperiod (sinar) pendek. Pakan induk adalah pelet udang dan cacing tanah.
Tempat pematangan induk
PEMIJAHAN BUATAN
Induk matang gonad distimulasi dengan suntikan "ovaprim" 1 ml/kg berat induk. Penyuntikan untuk betina 2 kali (1/3 dan 2/3 kadar) dengan interval 6 jam. Induk jantan hanya satu kali saja. 
Penyuntikan ovaprim
Penentuan induk matang dengan cara kanulasi, telur siap ovulasi sudah harus berukuran minimal 1,4 mm.
Kanulasi telur
 Ovulasi dan spermiasi dilakukan dengan cara "stripping" atau pengurutan perut ikan. Telur ditampung dalam wadah dan sperma disedot dengan spuit. Sperma sebelum dicampurkan ketelur diencerkan 4 kali dengan larutan garam fisiologis (NaCl 0,9%).
Stripping

Pengambilan sperma
PENETASAN TELUR
Penetasan telur dilakukan dalam bak berbentuk corong yang dilengkapi dengan sirkulasi (air mengalir). Setelah telur menetas (sekitar 18 jam), larva dapat dipindahkan ke akuarium dan dapat diberi pakan tetasan artemia, setelah 3 - 4 hari.
Inkubasi telur
Perkembangan telur ikan botia
Pakan cacing sutera atau pellet buatan daat diberikan setelah larva umur 10 hari. Benih berukuran 2,5 cm dapat dipanen dalam waktu sekitar 25 hari.
Pemeliharaan larva
Perkembangan larva ikan botia
Sumber : Balai Riset Budidaya Ikan Hias Depok, 2011)

Semoga Bermanfaat...

2 komentar:

  1. PUSAT SARANA BIOTEKNOLOGI AGRO

    menyediakan aerotube untuk keperluan penelitian, laboratorium, mandiri, perusahaan .. hub 081805185805 / 0341-343111 atau kunjungi kami di https://www TOKOPEDIA.com/indobiotech temukan juga berbagai kebutuhan anda lainnya seputar bioteknologi agro

    ReplyDelete
  2. This comment has been removed by a blog administrator.

    ReplyDelete