Tuesday, July 15, 2014

Manfaat Serta Peranan Media Pembelajaran

Kemajuan teknologi perikanan saat ini semakin pesat, baik tehnologi produksi maupun tehnologi sosial ekonomi, Persaingan dalam berusaha  dibidang  perikanan semakin meningkat pula. Tuntutan untuk meningkatkan kualitas produksi tidak dapat ditawar-tawar lagi. Tehnologi dan informasi yang berkaitan dengan hal-hal tersebut perlu  disalurkan  dengan  cepat   dari  sumber  pesan  kepada  sasaran,  yakni pelaku utama  dan  keluarganya  serta  masyarakat  perikanan  lainnya.  Oleh  karena  itu peranan media penyuluhan perikanan semakin penting.

Disamping  itu  kegiatan  penyuluhan  perikanan  berhadapan  dengan keterbatasan-keterbatasan  antara  lain keterbatasan  jumlah  penyuluh,  keterbatasan dipihak  sasaran,  misalnya  tingkat  pendidikan  formal pelaku utama  yang  sangat bervariasi, keterbatasan sarana dan waktu belajar bagi pelaku utama. Untuk itu perlu diimbangi  dengan  meningkatkan  peranan  dan  penggunaan  media  penyuluhan perikanan. Melalui media Penyuluhan Perikanan pelaku utama dapat meningkatkan interaksi dengan lingkungan sehingga proses belajar berjalan terus walaupun tidak berhadapan  langsung  dengan  sumber  komunikasi

Peranan  media  penyuluhan perikanan  dapat  ditinjau  dari  beberapa  segi  yakni  dari  proses  komunikasi, segi proses belajar dan segi peragaan dalam proses komunikasi, segi proses belajar dan peragaan.

A. Peranan media penyuluhan perikanan sebagai saluran komunikasi (channel) dalam kegiatan penyuluhan perikanan.
  1. Menyalurkan pesan/informasi dari sumber/komunikator kepada sasaran yakni pelaku utama  dan keluarganya sehingga sasaran dapat menerapkan pesan dengan kebutuhannya.
  2. Menyalurkan  ”feed  back”/umpan  balik  dari  sasaran/komunikan  kepada sumber/komuniukator  sebagai  bahan  evaluasi  untuk  perbaikan/pengembangan dalam penerapan tehologi selanjutnya.
  3. Menyebarluaskan pesan informasi kemasyarakat dalam jangkauan yang luas, mengatasi keterbatasan ruang, waktu dan daya indera.
  4. Memungkinkan  pelaksanaan  penyuluhan  perikanan  secara  teratur  dan sistimatik.

B. Peranan media penyuluhan perikanan sebagai Media Belajar dalam kegiatan  penyuluhan perikanan.
Pada  tahap  awal  peranan  penyuluh  perikanan  sangat  dominan  dalam kegiatan  belajar  pelaku  utama, lama  kelamaan  berubah  pelaku  utama  menjadi lebih dinamis mulai banyak   belajar, melalui pengalaman. Melalui interaksi dengan lingkungannya  dan  memanfaatkan  media  penyuluhan  perikanan.  Sekarang penyuluh perikanan berperan sebagai mitra kerja pelaku utama, mendampingi dan membantu pelaku utama dalam memecahkan masalah yang dihadapi dilapangan bersama dengan pelaku utama lainnya melalui kegiatan kelompok tani. Peranan media penyuluhan perikanan sebagai media belajar dalam kegiatan 
penyuluhan perikanan sebagai berikut :
  1. Memberi pengalaman belajar yang integral dari kongkrit ke abstrak, Pelaku  utama  belajar dimulai dari  situasi  nyata  dilapangan  melalui pengalam  langsung  sebagai  contoh,  kegiatan Pembuatan kakaban  untuk tempat  menempelnya  telur  ikan  dalam  pemijahan  ikan  mas .  Pelaku utama secara  berkelompok  belajar  membuat  kakaban  yang  baik,  rapih  dan  bersih sesuai dengan aturan  budidaya.  Cara   belajar  tersebut  disebut  Cara  Belajar Lewat  Pengalaman  (CBLP). Hasil pengamatan  dicatat  oleh  pelaku  utama, kemudian didiskusikan bersama secara priodik. Selanjutnya pelaku utama belajar melalui berbagai  media penyuluhan perikanan lainnya antara lain : spesimen, poster, leaflet, folder, gambar, slide, flm dan sebagainya. Materi pelajaran tidak terbatas pada hama/penyakit saja tetapi  berkembang  dengan  materi  yang  terkait  seperti  ekologi tanaman,musuh alami,  pemupukan, fisiologi tanaman  dan sebagainya sampai panen. Dengan demikian memberi pengalaman yang luas dan terpadu. Pengalamanpengalaman yang diperoleh dan kongkrit kearah abstrak penyuluh perikanan sebagai mitra pelaku utama berfungsi membantu/membimbing proses belajar tersebut.
  2. Memungkinkan  proses  belajar  dapat  berlangsung  secara  terus  menerus dan berkelanjutan, Teknologi selalu berubah dan berkembangkarena itu media penyuluhan perikanan harus  selalu  menyalurkan  pesan/informasi  yang  mutakhir. Siaran  pedesaan  misalnya  adalah media penyuluhan  perikanan  yang harus  selalu  siap  menyalurkan  perkembangan  tehnologi  yang mutakhir tersebut.
  3. Memungkinkan proses belajar secara mandiri, Tersedianya  berbagai  macam  media  penyuluhan perikanan  seperti: brosur,  kaset  rekaman,  folder,  leaflet,  lembaran  informasi  perikanan (Liptan) dan  lain-lain,  memungkinkan  untuk  terjadinya  pr oses  belajar secara mandiri.
Semoga Bermanfaat...

1 komentar:

  1. This comment has been removed by a blog administrator.

    ReplyDelete