Lalaukan

Informasi dunia kelautan dan perikanan serta kegiatan penyuluhan perikanan

Monday, July 15, 2019

Penyakit Virus Pada Ikan : Infectious Pancreatic Necrosis (IPN)

Penyakit infectious pancreatic necrosis (IPN) pertama kali terjadi pada tahun 1941 yang menyerang benih trout di Canada. Infectious pancreatic necrosis adalah jenis virus Birnavirus yang memiliki tingkat bahaya yang tinggi dan sistemik pada ikan Salmonid muda. Virus ini juga menyerang rainbow trout (Oncorhynchus mykiss), brook trout (Salvelinus fontinalis), brown trout (Salmo trutta), atlantic salmon (Salmo salar), dan pacific salmon (Oncorhynchus spp).

Penularan virus IPN dapat terjadi secara vertikal, dengan virus berada dalam telur, atau horizontal, melalui air, urin, feces, sekresi sexual, serta ikan mati atau sakit yang dikonsumsi oleh ikan lain. pada umumnya ikan yang sembuh (survivors atau carriers) dapat menjadi non clinical carriers atau pembawa penyakit, mungkin selama hidupnya dan carrires tersebut juga bertindak sebagai reservoir virus untuk ikan-ikan lain yang sebelumnya belum terinfeksi. Selain itu masa inkubasi IPN relatif pendek, antara 3-5 hari sebelum tanda klinis dan kematian terjadi. Faktor-faktor seperti umur inang, suhu rendah dan spesies ikan dapat memperpanjang masa inkubasi.

Pada suatu serangan wabah, tanda-tanda pertama adanya kematian mendadak dan biasanya yang terserang pertama kali adalah ikan yang masih muda. Tanda klinis dapat bervariasi antara lain pergerakan lambat, pigmen warna ikan menjadi gelap, bergerak berputar-putar, exopthalmia (mata menonjol), perut membesar dan terdapat cairan visceral, perdarahan di daerah bawah perut/ventral
termasuk di daerah sirip, hati dan limpa pucat dan membesar, serta tidak terdapat makanan dalam perut dan usus biasanya mengandung eksudat mucoid yang berwarna kekuningan atau keputihan. Bentuk infeksi dan morfologi IPN disajikan pada Gambar berikut.

Bentuk infeksi dan morfologi IPN

Sumber : Penyakit Akuatik. Andri Kurniawan; Buku Saku Penyakit Ikan. DJPB

Semoga Bermanfaat...

No comments:

Post a Comment