Lalaukan

Informasi dunia kelautan dan perikanan serta kegiatan penyuluhan perikanan

Monday, March 25, 2019

Pemliharaan Alat Tangkap Ikan


Dalam melakukan perawatan alat tangkap merupakan hal yang harus dilakukan oleh nelayan karena perawatan alat yang baik dapat memperpanjang umur alat tangkap sehingga dapat meningkatkan kinerja dan produktifitas alat tangkap ikan.
Perawatan Alat Tangkap Ikan [sumber]
Kerusakan atau penurunan kekuatan alat penangkap ikan disebabkan oleh :
  1. Pengaruh mekanis
  2. Perubahan sifat-sifat bahan karena reaksi kimia
  3. Pengerusakan oleh jasad-jasad renik
  4. Pengaruh alam
Kerusakan tidak dapat dicegah, tetapi hanya dapat menghambat yaitu memelihara dengan jalan mengawetkan agar tahan lama.

PEMELIHARAAN ALAT TANGKAP IKAN
  1. Menyimpan dalam tempat yang aman. Disimpan pada tempat yang bebas dari binatang mengerat dan bebas atau jauh dari sumber api. Perlu disimpan dalam gudang yang baik dan bersih serta jauh dari kemungkinan bahaya kebakaran.
  2. Menghindarkan dari sinar matahari terik. Bahan jaring hendaknya jangan dijemur dari sinar matahari langsung. Bila kena sinar matahari langsung akan menjadi lapuk.
  3. Alat yang baru dipakai hendaknya dicuci dengan air tawar, kemudian ditiriskan di tempat yang sejuk sampai kering. Kemudian baru diangkat dan dimasukkan dalam gudang.
  4. Tempat penyimpanan hendaknya bersih dari bekas minyak, bekas kotoran ikan dll. Hal ini untuk menghindari kerusakan secara kimia maupun jasad renik.
  5. Pemakaian alat dengan hati-hati.
  6. Terutama pada saat setting maupun hauling. Pastikan fishing ground aman dari batu karang, tonggak-tonggak dll.
  7. Bersihkan alat penangkap ikan dari sampah atau kotoran lain yang menempel, terutama gill net dan trawl.
  8. Memperbaiki kerusakan kecil sedini mungkin
Kerusakan awal kebanyakan disebabkan oleh :
  1. Pergesekan alat dengan benda lain (badan kapal dsb).
  2. Tersangkut oleh benda lain (karang, tonggak dll)
  3. Digigit atau kena sirip ikan atau gerakan ikan yang akan melepaskan diri.
  4. Sengaja disobek oleh nelayan (kerusuhan)Kerusakan tersebut biasanya disebut kerusakan mekanis. Hal ini harus segera diperbaiki. Kalau tidak akan menyebabkan kerusakan yang lebih parah sehingga akan menurunkan hasil tangkapan
CARA PENGAWETAN ALAT TANGKAP IKAN
Tujuan umum pengawetan
1. Untuk mempertahankan agar alat dapat tahan lama
2. Penghematan biaya dan tenaga
3. Memperlancar operasional
Tujuan khusus pengawetan, yaitu menjaga dan mencegah kerusakan dari kerusakan mekanis, proses kimia, jasad renik dan pengaruh alam (terutama sinar matahari).

Cara pengawetan ada 2, yaitu :
  1. Secara tidak langsung, yaitu dengan jalan pemeliharaan.
  2. Secara langsung, yaitu : a). dengan cara mencegah kontaminasi;  b). dengan cara sterilisasi; c). dengan cara kombinasi.
1. Cara mencegah kontaminasi
Dilakukan dengan cara menyamak alat penangkap ikan dengan bahan penyamak. Tujuan penyamakan, yaitu bahan dapat terlindung oleh bahan penyamak dari kontaminasi bakteri atau jasad renik lainnya. Ada 3 bahan penyamak yang biasa digunakan oleh nelayan :
a. Bahan penyamak nabati : tingi, turi dsb
b. Bahan penyamak hewani : putih telur dan darah
c. Bahan penyamak kimia : ter, coffer dan napthenase

2. Cara sterilisasi
  1. Pengawetan secara ini hampir tidak pernah dilakukan oleh nelayan.
  2. Tujuannya adalah untuk membunuh mikroorganisme yang melekat pada alat penangkap ikan, agar tidak merusak
  3. Cara sterilisasi :
  • Menjemur alat pada panas matahari. Bahan jaring dari serat alam harus dijemur dengan sinar matahari terik, tetapi bahan dari serat sintetis tidak boleh dijemur dengan sinar matahari terik. Penjemuran pada serta alam untuk membunuh atau mencegah aktifitas miokroorganisme yang menempel pada alat jaring.
  • Perebusan. Alat direbus atau dimasukkan pada air yang mendidih, agar mikroorganisme yang menempel akan mati. Setelah direbus, lalu dijemur pada matahari sampai kering

3. Cara kombinasi. Secara tidak sadar cara ini paling banyak dilakukan oleh nelayan

Anda dapat mendownload materi penyuluhan perikanan dalam bentuk folder pada link berikut :

Semoga Bermanfaat...

Friday, March 22, 2019

Manfaat Terumbu Karang Bagi Perikanan dan Manusia

Sebagai Negara kepulaun, Indonesia sudah dapat dipastikan mempunyai kekayaan yang beragam baik itu organisme yang ada diperairan maupun di daratan. Sebagai salah satu contoh yang berada di perairan adalah terumbu karang. Ekosistem terumbu karang merupaka bagian yang mempunyai arti penting dari keseluruhan sumberdaya perikanan Indonesia. Sebagai salah satu ekosistem yang hidup di dasar perairan laut dangkal terutama di daerah tropis. Ekosistem terumbu karang ini mempunyai produkstivitas organis yang sangat tinggi dibandingkan ekosistem lainnya, demikian juga keanekaragaman biota yang ada di dalamnya. Disamping itu sangat banyak jenis biota lainnya yang hidupnya mempunyai kaitan erat dengan karang. Kesemuanya terjalin dalam hubungan fungsional yang harmonis dalam satu ekosistem yang dikenal dengan ekosistem terumbu karang (Nontji, 1987).
Terumbu Karang [sumber]
Ekosistem terumbu karang yang masih utuh atau yang masih baik mempunyai nilai estetika yang sangat tinggi sehingga dapat menampilkan pemandangan yang sangat indah, jarang dapat ditandingi oleh ekosistem lainnya. (Nontji, 1987). 

KARAKTERISTIK TERUMBU KARANG
Terumbu karang merupakan ekosisten yang khas terdapat di tropis. Meskipun terumbu karang ditemukan di perairan dunia, tetapi hanya di daerah tropis terumbu karang dapat berkembang baik. Terumbu terbentuk dari endapan-endapan masif terutama kalsium karbonat yang dihasilkan oleh organisme karang (filum Scnedaria, klas Anthozoa, ordo Maderporaria scleractinia), alga dan organisme-organisme lain yang mengeluarkan kalsium karbonat (Nybakken, 1982). 

Berdasarkan geomorfologinya, ekosistem terumbu karang dapat dibagi menjadi tiga tipe, yaitu :
1. Terumbu karang tepi atau pantai (Fringing reef)
Terumbu karang tepi atau pantai berkembang disepanjang pantai, pada kedalam lebih kurang 40 m. Arah pertumbuhannya mendekati permukaan dan ke laut terbuka. Tingkat pertumbuhan terbaik di daerah yang cukup ombak. Namun diatara tepi luar dan tepi daratan karang batu cenderung menurun karena adanya perubahan suhu dan sedimentasi serta endapan-endapan ( Ikawati et al.,2001)
Karang Tepi

2. Terumbu karang penghalang (Barrier reef) 
Terumbu karang penghalang berada relatif jauh dari pantai yang dipisahkan oleh laguna yang dalamnya berkisar 4 – 75 m dan lebarnya puluhan kilometer. Walaupun karang penghalang terdapat di luar pantai, tetapi lebih banyak dijumpai sekitar pulau bergunung berapi. ( Ikawati et al.,2001)
Karang Penghalang
3. Terumbu karang cincin (Atol)
Atol merupakan terumbu karang yang bentuknya melingkar seperti cincin, mengitari globa yang didalamnya berkisar 40 -100 m. Atol ini bertumpuk pada dasar yang berada di luar batas karang batu dapat tumbuh. Karang cincin yang terkenal adalah terumbu karang cincin Cocos Keeling di Samudera Indonesia dan pulau-pulau Takabonerate (Nontji, 1987).
Karang Cincin
PARAMETER LINGKUNGAN UTAMA TERUMBU KARANG 
Nontji (1987) dalam  Dahuri et al., (2001) mengatakan bahwa distribusi dan stabilitas ekosistem terumbu karang bergantung pada beberapa parameter kualitas air , yaitu : 
1. Kecerahan
Radiasi sinar matahari memegang peranan penting dalm pembentukan karang. Penetrasi sinar menentukan kedalaman dimana proses fotosintsis terjadi pada organisme alga bentik dan zooxanthellae dari jaringan terumbu.  Sehingga distribusi vertikal terumbu karang hanya mencapaikedalam efektif sekitar 10 m dari permukaan laut. Hal ini disebabkan kebutuhan sinar matahari masih dapat terpenuhi pada kedalam tersebut.
2. Temperatur
Pada umumnya, terumbu karang secara optimal pada kisaran suhu antara 25 – 30oC, namun suhu diluar kisaran tersebut masih bisa di tolerir oleh spesies tertentu dari terumbu karang untuk dapat berkembang dengan baik. 

3. Salinitas 
Banyak spesies terumbu karang yang peka terhadap perubahan salinitas (naik turun) yang besar. Umumnya, terumbu karang tumbuh dengan baik disekitar areal pesisir pada slinitas 30 -35 o/oo. 

4. Kecepatan arus air, sirkulasi dan sedimentas
Adanya kondisi sedimentasi yang tinggi, akan menyebabkan turunya kualitas terumbu karang. Hal ini dapat diterangkan dengan adanya suspensi dan sedimentasi yang mengganggu respirasi dari terumbu karang. Salain itu dapat mengganggu kebiasaan makan terumbu karang. 


PEMANFAATAN TERUMBU KARANG
Manfaat-manfaat ekosistem terumbu karang, lebih lanjut antara lain : 
1. Sebagai penahan ombak.
Adanya tutupan karang yang sangat bermanfaat untuk penahan hempasan ombak ke pantai sehingga pengikisan pantai dapat dihindari. Dalam kondisi normal. Gelombang air dan energi akan dipecah dan diredam oleh karang. Apabila karang terkikis terus menerus, abrasi pantai tidak dapat dielakkan lagi. Akibat lebih jauh dari abrasi adalh berubahnya garis pantai. Oleh karena itu bila ada pantai yang sudah terkikis alangkah baiknya segera dilakukan pencegahan dengan membuat pecag ombak dari batu beton yang dicor. 

2. Sumber makanan.
Ikan karang, penyu, udang, baronang, oktopus, conches, kerang, oyster, dan rumput laut merupakan sumber makanan bagi manusia yang banyak terdapat di ekosistem terumbu karang, dan banyak dimanfaatkan oleh para nelayan, baik untuk dikonsumsi maupun di jual (supriharyono, 2000). 
3. Sebagai obat-obatan
Berbagai jenis alga atau ganggang tumbuh di daerah paparan (reef falt). Pertama kali, ganggang di kenal oleh bangsa cina pada tahun 2700 SM, di zaman kekaisaran Shen Nung. Mereka mempergunakan sebagai bahan maka dan obat-obatan. Diperairan indonesia , menurut Nontji (1987) ditemukan 782 spesies rumput laut diperairan Indonesia, yang terdiri dari 179 alga hijau, 134 alga coklat, dan 452 alga merah. Rumput laut ini selain dapat dimanfaatkan sebagai bahan makanan juga dapat dimanfaatkan sebagai obat-obatan.

4. Wisata bahari
Di sektor wisata, laut merupakan salah satu pemikat wisatawan asing maupun domestik. Seperti diketahui, dengan luas laut 2/3 dibanding daratan, indonesia mempunyai potensi untuk mengembangkan sektor wisata bahari dengan memanfaatkan keindahan laut yang dimilikinya. ;emerintah melakukan program pengembangan pelayaran pesisir, wisata selam dan sejenisnya yang menyuguhkan keindahan bawah laut. Namun tidak boleh diabaikan, secara logis, sumber wisata bahari sangat peka dan rentan terhadap kerusakan. Laut dengan segala potensinya, termasuk terumbu karang dan ekosistemnya yang hidup perlu mendapat perlindungan.


Anda dapat mendownload materi penyuluhan perikanan dalam bentuk folder pada link berikut :

Semoga Bermanfaat...

Monday, March 18, 2019

Media Penyuluhan Perikanan : Booklet

Media Penyuluhan Perikanan Booklet adalah buku berukuran kecil (setengah kuarto) dan tipis, tidak lebih dari 30 halaman bolak-balik, yang berisi tulisan dan gambar-gambar. Ada yang mengatakan bahwa istilah booklet berasal dari buku dan leaflet, artinya media booklet merupakan perpaduan antara leaflet dengan buku atau sebuah buku dengan format (ukuran) kecil seperti leaflet. Struktur isinya seperti buku (ada pendahuluan, isi, penutup) hanya saja cara penyajian isinya jauh lebih singkat daripada sebuah buku. Sedangkan Buku Saku hampir sama dengan booklet, hanya saja berukuran lebih kecil hingga bisa dimaksukkan kedalam saku. [sumber]
Contoh booklet [sumber]
Sumber lain mengatakan Booklet adalah media komunikasi massa yang bertujuan untuk menyampaikan pesan yang bersifat promosi, anjuran, larangan-larangan kepada khalayak massa dan berbentuk cetakan. Sehingga akhir dari tujuannya tersebut adalah agar masyarakat yang sebagai obyek memahami dan menuruti pesan yang terkandung dalam media komunikasi massa tersebut. 

Menurut Effendy Sholeh dalam bukunya, periklanan di era masa kini, menyebutkan bahwa booklet adalah suatu sarana periklanan yang mampu menarik banyak konsumen-konsumen produktif. Hal ini disebabkan oleh adanya booklet yang bisa mencakup tidak hanya produk saja, akan tetapi dapat mencakup berbagai jenis-jenis produk yang itu bisa membuat konsumen melakukan perbandingan dalam hal marketing.

Jika pengertian booklet ditinjau dari sisi produksi, maka dapat diambil pengertian bahwa booklet adalah sebuah media massa cetak yang bertujuan untuk menyebarkan informasi, memberitahukan informasi. Sehingga pandangan umum masyarakat mengatakan bahwa booklet tidak jauh berbeda dengan promosi atau sponsor-sponsor. Sebagai contohnya adalah sebuah perusahaan wara laba yang menggunakan jasa media komunikasi massa berupa booklet, untuk memasarkan barang-barang yang diproduksinya. [sumber]

Keunggulan dan Kelemahan Booklet
Sesuatu itu tak mungkin bisa lepas dari keunggulan dan kelemahan. Sedangkan keunggulan dan kelemahan dari booklet itu adalah :

Keunggulan - keunggulan dari booklet itu adalah :
  1. Bahwa booklet ini menggunakan media cetak sehingga biaya yang dikeluarkannya itu bisa lebih murah jika dibandingkan dengan menggunakan media audio dan visual serta juga audio visual.
  2. Proses booklet agar sampai kepada obyek atau masyarakat bisa dilakukan sewaktu-waktu.
  3. Proses penyampaiannya juga bisa disesuaikan dengan kondisi yang ada, lebih terperinci dan jelas, karena lebih banyak bisa mengulas tentang pesan yang disampaikannya.
Kelemahan : 
  1. Booklet ini tidak bisa menyebar ke seluruh masyarakat, karena disebabkan keterbatasan.
  2. Tidak langsungnya proses penyampaiannya, sehingga umpan balik dari obyek kepada penyampai pesan tidak secara langsung (tertunda).
  3. Memerlukan banyak tenaga dalam penyebarannya.

Semoga Bermanfaat...

Friday, March 15, 2019

Media Penyuluhan Perikanan : Leaflet

Media penyuluhan perikanan dalam bentuk leaflet adalah lembaran kertas lepas tidak dilipat yang berisi pesan penyuluhan dalam bentuk tulisan gambar (foto atau ilustrasi).

Fungsi Leaflet
1. Fungsi informatif
Leaflet biasanya digunakan untuk menginformasikan kepada masyarakat berkaitan dengan materi teknis/manajemen/informasi suatu usaha. 

2. Fungsi iklan
Leaflet benar-benar penting sebagai alat iklan atau promosi, yang menarik dan memungkinkan Anda untuk mempromosikan satu atau lebih produk atau jasa. 

3. Fungsi Identifikasi
Desain leaflet yang baik memungkinkan Anda untuk mempertahankan kriteria yang sama melalui semua leaflet perusahaan Anda. Jika kriteria ini (kadang-kadang disebut konsep) disatukan dalam semua jenis leaflet, itu akan membuat perusahaan Anda mudah di identifikasi. Ini akan memberikan prestise dan kredibilitas perusahaan Anda. Hal ini penting untuk brosur perusahaan Anda tidak hanya memiliki "konsep", tetapi juga memiliki logo: sebuah logo yang dirancang dengan baik sangat penting bagi setiap perusahaan, adalah salah satu langkah pertama untuk memulai kampanye iklan.

Keunggulan leaflet :

  1. Bisa dibaca berulang kali
  2. Ringkas dan mudah dimengerti
  3. Bisa digunakan untuk belajar mandiri
  4. Mudah dibawa kemana-mana
  5. Biaya relatif murah
Kelemahan leaflet :

  1. Informasi yang disampaikan kurang mendalam
  2. Sasaran untuk orang yg bisa membaca
  3. Untuk mendalam materi perlu bantuan lain

Berikut contoh media penyuluhan perikanan dalam bentuk leaflet :
Contoh media penyuluhan perikanan dalam bentuk leaflet
Semoga Bermanfaat...

Monday, March 11, 2019

Media Penyuluhan Perikanan : Folder

Media penyuluhan perikanan dalam bentuk folder adalah lembaran kertas yang dilipat dua atau tiga lipatan yang berisi pesan penyuluhan dalam bentuk tulisan gambar (foto atau ilustrasi).

Folder adalah semacam booklet (buku kecil) yang tak berjilid. Mungkin hanya terdiri dari satu lembar yang dicetak di kedua permukaannya. Tapi bisa juga dilipat di bagian tengahnya sehingga menjadi empat halaman. Atau bisa juga dilipat tiga sampai empat kali hingga menjadi beberapa halaman. Penggunaan folder atau leaflet umumnya dilakukan untuk pemasaran aneka produk dan juga untuk penyebaran informasi politik. [sumber]

Keunggulan folder :

  1. Bisa dibaca berulang kali
  2. Ringkas dan mudah dimengerti
  3. Bisa digunakan untuk belajar mandiri
  4. Mudah dibawa kemana-mana
  5. Biaya relatif murah
Kelemahan folder :

  1. Informasi yang disampaikan kurang mendalam
  2. Sasaran untuk orang yg bisa membaca
  3. Untuk mendalam materi perlu bantuan lain

Berikut contoh media penyuluhan perikanan dalam bentuk folder :
Contoh media penyuluhan perikanan dalam bentuk folder
Contoh media penyuluhan perikanan dalam bentuk folder
Semoga bermanfaat...

Friday, March 8, 2019

Media Penyuluhan Perikanan: Flip Chart

Flip chart atau yang sering disebut sebagai bagan balik adalah kumpulan ringkasan, skema, gambar, tabel yang dibuka secara berurutan berdasarkan topik materi pembelajaran. Bahan flip chart biasanya kertas ukuran plano yang mudah dibuka-buka, mudah ditulisi, dan berwarna cerah. Untuk daya tarik, flip chart dapat dicetak dengan aneka warna dan variasi desainnya.

Flip chart adalah lembaran kertas yang berisi pesan atau bahan pelajaran yang tersusun rapi dan baik.
Flip chart merupakan media menulis yang sangat praktis dan menghemat ruang yang dapat digunakan dalam kegiatan belajar mengajar ataupun kegiatan-kegiatan yang lainnya.

Flip chart atau dengan nama lain disebut juga sebagai bagan balik yang merupakan kumpulan ringkasan, skema, gambar, tabel yang dibuka secara berurutan berdasarkan topik materi pembelajaran.
Flipchart [sumber]
Adapun chart itu sendiri dapat terbuat dari lembaran kertas karton atau jenis HVS yang cukup tebal. Penggunaan kertas tebal tentu saja agar kertas tidak mudah robek dan tidak ada bayangan antara satu kertas dengan kertas lain sehingga pesan gambar atau tulisan tidak tumpang tindih dengan gambar di lembaran berikutnya.

Kelebihan Menggunakan Flip Chart
  1. Flip Chart dapat digunakan dalam metode pembelajaran inovatif apapun.
  2. Lebih praktis.
  3. Ketika pembelajaran di alam terbuka yang jauh dari aliran listrik, flip chart sangat tepat untuk membantu presentasi guru.
  4. Bendel flip chart mudah dibawa ke mana saja bergantung tempat presentasi.
  5. Menghemat media pengajaran.
  6. Agar siswa telah tidak bosan sehingga siswa lebih berimajinasi dalam mengembangkan ide-idenya dalam belajar.
  7. Flipchart juga dapat mempermudah mengingat suatu materi pelajaran yang di ajarkan guru.
  8. Fleksibilitas, pengajar/pembicara dapat memutuskan kapan harus menulis.
  9. Lebih baik dari white board karena pengajar/pembicara dapat mempersiapkan sebelum pelajaran/presentasi dimulai.
  10. Biaya murah.
  11. Dapat diletakkan dimana saja.
Kelemahan Menggunakan Flip Chart
  1. Sukar dibaca karena keterbatasan tulisan.
  2. Pengajar/pembicara cenderung memunggungi peserta saat menulis.
  3. Biasanya kertas flip chart hanya dapat digunakan untuk satu kali saja.
  4. Tidak sesuai untuk peserta yang lebih dari 15-20 orang.
Pesan penyajian dalam flip chart ini dapat berupa :
  1. Gambar - gambar;
  2. Diagram;
  3. Huruf-huruf ;
  4. Angka-angka.
Sumber : Pengertian Flipchart

Semoga Bermanfaat...

Monday, March 4, 2019

Media Penyuluhan Perikanan: Poster

Poster atau plakat adalah karya seni atau desain grafis yang memuat komposisi gambar dan huruf di atas kertas berukuran besar. Pengaplikasiannya dengan ditempel di dinding atau permukaan datar lainnya dengan sifat mencari perhatian mata sekuat mungkin. [sumber]

Poster merupakan salah satu media publikasi yang terdiri atas tulisan, gambar ataupun kombinasi antar keduanya dengan tujuan memberikan informasi kepada khalayak ramai. Poster biasanya dipasang ditempat-tempat umum yang dinilai strategis seperti sekolah, kantor, pasar, mall dan tempat-tempat keramaian lainnya. Informasi yang ada pada poster umumnya bersifat mengajak masyarakat. [sumber]

Poster dapat diartikan suatu metoda dalam menyampaikan ide, pesan atau ajakan pada sasaran yang bergerak. Poster merupakan suatu perpaduan visual dari desain, warna dan Tulisan/pesan yang kita inginkan agar diperhatikan oleh orang orang yang lewat, agar mereka terkesan. 

Kegunaan Poster :
  1. Meyakinkan, mengajak, menasehati dan memerintah.
  2. Memberi peringatan,menarik perhatian terhadap sesuatu (Teknologi,dll).
  3. Menyarankan untuk tidak berbuat sesuatu atau melarang.
  4. Memberi perintah atau informasi.
  5. Promosi barang/Produk, gagasan dan jasa.
Keunggulan Poster :
  1. Citra visualnya mampu menyampaikan pesan secara cepat dan langsung.
  2. Mampu menjangkau sasaran lebih banyak.
  3. Dapat ditempel ditempat yang strategi.
  4. Mudah dan cepat dimengerti sasaran
Macam-macam Poster :

A. Berdasarkan Isinya :
  1. Poster Niaga, poster ini umumnya menawarkan produk suatu perusahaan.
    Contoh poster niaga [sumber]
  2. Poster Kegiatan, poster ini menginformasi kegiatan kepada khalayak ramai.
    Contoh poster kegiatan [sumber]
  3. Poster Pendidikan, poster ini ditujukan untuk hal-hal bertemakan pendidikan.
    Contoh poster pendidikan [sumber]
  4. Poster Layanan Masyarakat, poster mengenai layanan umum pemerintah.
    Contoh poster layanan masyarakat [sumber]
B. Berdasarkan Tujuannya :
  1. Poster Propaganda, poster ini pengaruh sangat kuat terhadap masyarakat.
    Contoh poster propaganda [sumber]
  2. Poster Kampanye, poster yang seringkali terlihat menjelang Pemilu.
    Contoh poster kampanye [sumber]
  3. Poster "Wanted" atau "Dicari", poster ini umumnya untuk mencari orang.
    Contoh poster wanted/dicari [sumber]
  4. Poster "Cheesecake", poster ini dibuat untuk mencari perhatian masyarakat.
    Contoh poster cheesecake [sumber]
  5. Poster Film, poster ini mempromosikan film agar dikenal masyarakat.
    Contoh poster film [sumber]
  6. Poster Kartun, ini adalah poster publikasi dari komik-komik kartun.
    Contoh poster kartun [sumber]
  7. Poster Afirmasi, poster ini tujuannya untuk memberikan motivasi.
    Contoh poster afirmasi/motivasi [sumber]
  8. Poster Riset, poster ini mempublikasikan riset dan penelitian.
    Contoh poster riset [sumber]
  9. Poster Kelas, poster ini bisa kita jumpai didalam kelas-kelas sekolah.
    Contoh poster kelas [sumber]
Semoga Bermanfaat...