Kegiatan Penyuluhan

Kegiatan Penyuluhan Perikanan Bertujuan Meningkatkan Pengetahuan, Sikap dan Keterampilan Pelaku Utama dan Pelaku Usaha Perikanan.

Pusat Pelatihan Mandiri Kelautan dan Perikanan (P2MKP)

P2MKP Memberdayakan Pelaku Utama Perikanan dan Masyarakat.

Pelatihan Kelautan dan Perikanan

Meningkatkan keterampilan para pelaku utama kelautan dan perikananm.

AUTO MATIC FEEDER

Solusi Memberi Makan Ikan Menjadi Mudah Dan Tepat.

Wednesday, February 20, 2013

Pelatihan Budidaya Ikan Lele Sebagai Mata Pencaharian Alternatif Bagi Nelayan di Kab. Tasikmalaya


Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) memperkirakan sebanyak 1.429.703 nelayan terkena dampak dari cuaca ekstrim yang terjadi pada awal tahun ini, jumlah tersebut tersebar di 33 Propinsi. Kondisi tersebut membuat sebagian besar nelayan kecil tidak dapat melaut dikarenakan gelombang laut yang mencapai 2 sampai dengan 3 meter. (Pusdatin KKP).

Salah satu wilayah yang terkena dampak langsung dari terjadinya cuaca ekstrim adalah daerah pesisir Kabupaten Tasikmalaya yaitu Kecamatan Cipatujah dan Kecamatan Cimanuk yang berhadapan langsung dengan Samudera Hindia. Kepala Bidang Kelautan Dinas Peternakan, Perikanan dan Kelautan Rita Setiawati menuturkan jumlah tangkapan ikan nelayan di selatan Kab. Tasikmalaya pada awal tahun ini merosot hingga separuhnya. Pada bulan Desember 2012 sampai pertengahan Januari 2013 tercatat hasil produksi ikan hanya 20 ton, sedangkan pada kondisi normal hasil tangkapan nelayan bisa mencapai 39 ton per bulan. Penyebabnya adalah musim angin barat yang rutin terjadi pada bulan Desember sampai dengan Februari. Pada kondisi tersebut nelayan tidak berani melaut dikarenakan kondisi angin yang kencang disertai gelombang tinggi yang dapat membahayakan jiwa, pada kondisi seperti ini biasa dikenal dengan musim paceklik ikan. Jumlah nelayan di Kabupaten Tasikmalaya yang terdampak oleh cuaca buruk mencapai 3.852 jiwa termasuk anggota keluarganya.
Foto Bersama

Tuesday, February 19, 2013

Kunjungan Rumah dan Tempat Usaha

Kunjungan pembinaan kepada sasaran perseorangan/anjangsana merupakan metode penyuluhan perikanan langsung kepada pelaku utama/pelaku usaha perikanan secara perorangan dengan mendatangi rumah atau tempat usaha pelaku utama dan/atau pelaku usaha perikanan (Kepmen KP Nomor: KEP.54/MEN/2011). 
Kunjungan rumah

Pendekatan Perorangan dilakukan khususnya untuk mencapai sasaran penyuluhan potensial dan strategis yang diperkirakan akan mendorong atau bahkan menghambat berlangsungnya kegiatan penyuluhan.  Pendekatan terhadap pihak-pihak strategis bertujuan untuk mencari pengakuan tentang pentingnya inovasi yang akan disampaikan lewat program yang diintroduksikan oleh penyuluh.Biasanya, jika pihak-pihak strategis ini dapat diyakinkan tentang kemanfaatan inovasi tersebut maka penduduk lainnya juga akan cepat terpengaruh.

Temu Wicara : Nelayan Kabupaten Tasikmalaya dengan Kepala Dinas Peternakan, Perikanan dan Kelautan Kab. Tasikmalaya

PadaTanggal 30 Januari 2013 dilaksanakan kegiatan Temu Wicara di Kecamatan Cipatujah Kabupaten Tasikmalaya. Kegiatan ini merupakan salah satu rangkaian kegiatan Pelatihan Budidaya ikan Lele Bagi Nelayan di Kabupaten Tasikmalaya yang dilaksanakan oleh Balai Pendidikan dan Pelatihan Perikanan Tegal bekerjasama dengan Peternakan, Perikanan dan Kabupaten Tasikmalaya. Pada kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Dinas Peternakan, Perikanan dan Kelautan (DPPK) Kab. Tasikmalaya, Drs. H. Iin Aminudin, M.Si serta nelayan di Kabupaten Tasikmalaya sebanyak 30 orang. Materi yang disampaikan adalah Kebijakan Pengembangan Perikanan Tangkap Kabupaten Tasikmalaya. 
Kepala Dinas PPK Kab. Tasikmalaya Drs. Iin Aminudin, M.Si sedang memberikan  materi

Monday, February 18, 2013

Budidaya Nila Merah


Budidaya ikan nila merah (Oreochromis sp.) sangat mudah. Selain dapat memijah secara alami, juga tidak memerlukan perlakuan khusus. Keadaan ini menjadikan budidaya ikan nila merah berkembang sangat pesat di pelosok tanah air. Budidaya ikan nila merah dilakukan dalam beberapa tahapan.
Ikan Nila Merah

Wednesday, February 13, 2013

Persiapan Tambak Pendederan Ikan Bandeng


Kegiatan penggelondongan nener merupakan mata rantai yang bertujuan salah satunya adalah menekan mortalitas benih karenan pengelondongan nener adalah masa awal pemeliharaan yang dianggap sebagai masa paling kritis. Usaha penggelondongan nener bukan lagi sekedar usaha sambilan di samping usaha pembesarannya tambak, melainkan sebagai usaha komersial yang harus ditangani lebih serius dan hati-hati.
Oleh karena usaha penangkapan nener dari alam sulit dilakukan sedangkan kebutuhan atau permintaan akan nener meningkat maka diharapkan teknik pengelolaan penggelondongan dapat lebih dikembangkan.  Salah satu metoda dalam penggelondongan nener adalah penggelondongan di petakan tambak.

Usaha ini dilakukan dalam petakan tambak yang ukurannya relatif kecil (500 -1.000 m2) atau dengan cara menyekat tambak dengan masa 3 minggu - 1 bulan. Usaha penggelondongan telah banyak berkembang dibeberapa daerah di Indonesia, antara lain di Jawa Timur, Jawa Tenah, Jawa Barat, Sulawesi Selatan dan DI Aceh. 

Budidaya Ikan Cupang



Ikan Cupang (Betta sp.) adalah ikan air tawar yang habitat asalnya adalah beberapa negara di Asia Tenggara, antara lain Indonesia, Thailand, Malaysia, dan Vietnam. Ikan ini mempunyai bentuk dan karakter yang unik dan cenderung agresif dalam mempertahankan wilayahnya. Di kalangan penggemar, ikan cupang umumnya terbagi atas tiga golongan, yaitu cupang hias, cupang aduan, dan cupang liar. Di Indonesia terdapat cupang asli,salah satunya adalah Betta channoides yang ditemukan di Pampang, Kalimantan Timur.
Ikan cupang adalah salah satu ikan yang kuat bertahan hidup dalam waktu lama sehingga apabila ikan tersebut ditempatkan di wadah dengan volume air sedikit dan tanpa adanya alat sirkulasi udara (aerator), ikan ini masih dapat bertahan hidup.

JENIS
Perkembangan variasi ditinjau dari segi bentuk dan warna terbilang pesat dalam beberapa generasi terakhir. Beberapa jenis cupang yang dikenal sekarang ini:
  1. Betta pugnax (Forest Betta)
  2. Betta taeniata (Banned Betta)
  3. Betta macrostoma (Bruney Beauty)
  4. Betta unimaculata (Golden Slender)
  5. Betta picta (Painted Betta)
  6. Betta anabantoides (Pearly Betta)
  7. Betta edithae (Betta Brederi)
  8. Betta foerschi (Purple Saphire Betta)

Tuesday, February 12, 2013

Pengolahan dan Pengawetan Ikan


Definisi ikan segar
  1. Ikan yang baru saja ditangkap dan belum yg mengalami proses pengawetan maupun pengolahan lebih lanjut.
  2. Ikan yang belum mengalami perubahan fisik maupun kimiawi atau yang masih mempunyai sifat sama seperti ketika ditangkap (baik rupa, sifat  sama  seperti ketika  ditangkap (baik rupa, bau, rasa maupun teksturnya).
Penyebab terjadinya perubahan pada tubuh ikan :
  1. Aktivitas enzim; proses penguraaian organ-organ tubuh ikan oleh enzim-enzim yang terdapaat  didalam tubuh ikan sendiri (disebut autolisis).
  2. Aktivitas mikroorganisme/bakteri. Bagian tubuh ikan yang paling banyak mengandung bakteri adalah: insang, usus, kulit,  kulit.
  3. Adanya oksidasi lemak oleh udara; bisa timbul aroma tengik dan cara mencegahynya menghindari antara ikan dengan udara bebas disekelilingnya.


Monday, February 11, 2013

Penetasan Artemia


Artemia merupakan pakan alami yang sangat penting dalam pembenihan ikan laut, krustacea, ikan konsumsi air tawar dan ikan hias air tawar karena ukurannya yang sangat kecil. Disamping ukurannya yang kecil, nilai giziArtemia juga sangat tinggi dan sesuai dengan kebutuhan gizi untuk larva ikan dan krustacea yang tumbuh dengan sangat cepat.

Sampai saat ini Artemia sebagai pakan alami belum dapat digantikan oleh pakan lainnya. Artemia biasanya diperjual belikan dalam bentuk kista/cyste, sehingga sebagai pakan alami Artemia merupakan pakan yang paling mudah dan praktis, karena hanya tinggal menetaskan kista saja.  Akan tetapi, menetaskan kista Artemia bukan suatu hal yang dengan begitu saja dapat dilakukan oleh setiap orang. Sebab membutuhkan suatu keterampilan dan pengetahuan tentang penetasan itu sendiri. Kegagalan dalam menetaskan kista Artemia berakibat fatal terhadap larva ikan yang sedang dipelihara.

Sunday, February 10, 2013

Demonstrasi Hasil



A.        PENGERTIAN
Demonstrasi  hasil  adalah  metode  penyuluhan  perikanan  berupa kegiatan  untuk memperlihatkan  secara  nyata  tentang  hasil  penerapan teknologi  perikanan  yang  telah  terbukti  menguntungkan  bagi  pelaku utama/pelaku  usaha  perikanan  atu  teknologi  lainnya  yang  sudah  spesifik lokasi.

B.     TUJUAN
Tujuan  dari  demonstrasi  hasil  adalah  untuk  menunjukkan  nilai  cara baru  yang  dianjurkan  dan  untuk  memperlihatkan  bahwa  anjuran-anjuran  itu cocok bagi tempat tersebut serta menguntungkan.

Demonstrasi cara


1.      PENGERTIAN
Demonstrasi  Cara  adalah  metode  penyuluhan  perikanan  berupa kegiatan  untuk  memperlihatkan  secara  nyata  tentang  cara  penerapan teknologi  perikanan  yang  telah  terbukti  menguntungkan  bagi  pelaku utama/pelaku usaha perikanan. 

2.      TUJUAN
Tujuan  dari  demonstrasi  cara  adalah  untuk  meyakinkan  orang  bahwa suatu  cara  kerja  tertentu  yang  dianjurkan  itu  bermanfaat  dan  mudah dilakukan.  Contoh  dari  demonstrasi  cara  adalah  demonstrasi  pembuatan konstruksi kolam  dan  tambak,  demonstrasi cara penebaran  benih,  lokasi demonstrasi  biasanya  berada  di  daerah  yang  mudah  dikunjungi  pelaku utama/pelaku usaha.

Apa itu...Penyuluhan Perikanan??

Sebelumnya saya mohon maaf, bukan maksud menggurui tapi niat saya hanya sekedar sharing. Bila ada kesalah mohon dikoreksi ya...... Mari kita mulai dari kata penyuluhan itu sendiri. 

Penyuluhan adalah proses pembelajaran bagi pelaku utama serta pelaku usaha agar mau dan mampu menolong dan mengorganisasikan dalam mengakses informasi informasi pasar, teknologi, permodalan dan sumber daya lainnya sebagai upaya untuk meningkatkan produktivitas, efisiensi usaha, pendapatan dan kesejahteraannya serta meningkatkan kesadaran dalam pelestarian fungsi lingkungan hidup (UU No. 16 Tahun 2006 Tentang SP3K). Nah lo...panjang kan? itu baru pengertian penyuluhan, sekarang pengertian perikanan.

DEMONSTRASI


A.           DEMONTRASI
Demonstrasi  merupakan  salah  satu  metode  penyuluhan  perikanan yang berdasarkan pada pendekatan kelompok. Metode pendekatan ini cukup efektif, karena sasaran yang dibimbing dan diarahkan secara kelompok untuk melakukan suatu kegiatan yang lebih produktif atas dasar kerja sama. Dalam pendekatan  kelompok  banyak  manfaat  yang  diambil,  disamping  dari  transfer teknologi  informasi  juga  terjadinya  tukar  pendapat  dan  pengalaman  antar sasaran penyuluhan dalam kelompok yang bersangkutan.
Metode  penyuluhan  perikanan  demonstrasi  dibagi  ke  dalam  dua  jenis yaitu  demonstrasi  cara  dan  demonstrasi  hasil. Demonstrasi    cara  adalah  teknik    penyuluhan    perikanan    berupa    kegiatan  untuk    memperlihatkan  secara    nyata    tentang    cara    penerapan    teknologi  perikanan    yang    telah  terbukti  menguntungkan    bagi    pelaku    utama    dan/atau  pelaku  usaha perikanan.  Sedangkan  demonstrasi    hasil  adalah    teknik    penyuluhan  perikanan    berupa    kegiatan  untuk    memperlihatkan    secara    nyata    tentang  hasil    penerapan    teknologi  perikanan    yang    telah    terbukti  menguntungkan  bagi  pelaku  utama  dan/atau pelaku usaha perikanan atau teknologi lainnya yang sudah spesifik lokasi.